HOW TO LOVE ALLAH {PART 1}


Bismillah
Resume dari Kuliah Umum di Kobar Islamic Studies (KIS) Academy
Seerah series
Tanggal : 11 Januari 2020
Pemateri : Muallima Ohood Al Omar Hafizhahallah (Director of Al Kawthar Learning Center California, USA)
Penerjemah : Sari Wani Hafizhahallah



HOW TO LOVE ALLAH { PART 1 }
By taking prophet’s wives as example

Kenapa harus mencintai Allah?
Karena Allah adalah penjaga kita, kita butuh cinta kasih sayang Allah. Karena Allah lah yang melindungi kita dari godaan iblis.
Cinta Allah adalah esensi dari iman. Cinta Allah adalah pelindung dari setan. Kita juga mecintai Allah karena cinta Allah lah yang bisa membuat kita mendapatkan kedudukan tertinggi.

Apa yang bisa membuat cinta kepada Allah subhanahu wa ta’ala lengkap dan perfect?
1. Allah subhanahu wa ta’ala dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam yang harus jadi yang utama dalam hidup kita.
Selalu jadi yang pertama dibanding makhluk lain. Tidak ada yang bisa mencapai cinta yang sejati untuk Allah subhanahu wa ta’ala. Mencintai Rasulullah berarti mencintai Allah subhanahu wa ta’ala. Cinta Allah juga harus diikuti dengan cinta rasul.

2. Belajar dan mencari tau tentang Allah subhanahu wa ta’ala lewat ilmu syar’i.
Kita tidak bisa mencintai sesuatu apabila tidak mengetahuinya. Cinta kepada Allah dan rasulnya harus menjadi cinta yang nomor satu di hati kita, harus menjadi nomor satu di dalam kehidupan.
Bagaimana cara mengetahuinya? Adalah bertanya dalam hati kita, bisakah kita melakukan pengorbanan untuk Allah subhanahu wa ta’ala.
Contohnya seperti Nabi Ibrahim ‘alaihissalam yang rela mengorbankan anaknya, untuk Allah subhanahu wa ta’ala, tanpa berfikir dua kali.
Kita harus melakukan pengorbanan untuk mencapai jannah, dan cinta kepada Allah dengan sempurna.

3. Amar ma’ruf nahi munkar
Mengikuti perintahnya dan menjauhi larangannya, kita harus patuh akan semua aturan Allah subhanahu wa ta’ala.

4. Mencintai rasul lebih dari cinta kepada keluarga sendiri
Cinta kepada Allah harus diiringi dengan cinta kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, yaitu dengan mencintai Rasul dengan cara mengikuti sunnah-sunnahnya, mengikuti apa yang rasul suka dan kerjakan, karena apa yang dikerjakan rasul, pasti dicintai Allah subhanahu wa ta’ala.
Iman kita tidak lengkap jika kita tidak mencintai Allah dan Rasul-Nya.

5. Memberikan support, bantuan dan dukungan orang-orang yang mencintai Allah subhanahu wa ta’ala.
Orang yang paling dicintai Allah adalah orang yang berguna bagi orang lain. Tidak hanya muslim, bahkan bagi non muslim.
Hal yang dicintai Allah subhanahu wa ta’ala adalah membuat muslim lain senang, membantu kesusahan, membantu menyelesaikan masalah muslim lain. Tidak akan ada muslim apabila orang tidak peduli akan sesama. Misalnya,
  • Membantu orang yang tidak kita kenal juga bentuk cinta kepada Allah subhanahu wa ta’ala
  • Untuk tidak egois, kita menginginkan hal-hal yang baik bagi sesama muslim seperti hal-hal yang kita inginkan bagi diri kita sendiri
  • Berdakwah dan mengajak orang masuk islam adalah salahsatu cara mencintai Allah subhanahu wa ta’ala
  • Menghargai seluruh ciptaan Allah dan berbuat baik kepadanya
  • Tidak merusak lingkungan
  • Tidak menyia-nyiakan sesuatu
  • Membuat segalanya dan menggunakannya dalam kebaikan
  • Tidak merusak ciptaan-ciptaan Allah, tidak mengotori laut, tidak merusak ozon
  • dll
Berikut kita akan memberikan contoh cara mencintai Allah subhanahu wa ta’ala oleh istri-istri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam, diantaranya :

1. Khadijah radhiyallahu ‘anha
Khadijah radhiyallahu ‘anha adalah orang yang bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bahkan sebelum rasul menjadi rasul. Khadijah adalah orang yang pertama kali masuk islam. Semua yang Khadijah radhiyallahu ‘anha lakukan adalah untuk Allah subhanahu wa ta’ala dalam mencari ridho-Nya.

Khadijah radhiyallahu ‘anha mendukung dakwah rasul, bahkan dengan uangnya sendiri. Khadijah radhiyallahu ‘anha adalah orang yang kaya yang menggunakan kekayaannya untuk membantu dakwah Rasulullah. Khadijah adalah seorang miliuner. Saat Khadijah radhiyallahu ‘anha masuk islam, dia menggunakan seluruh hartanya untuk mendukung Rasul, membantu Rasul untuk menyebarkan islam. Ini adalah bagian cinta Khadijah kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Khadijah radhiyallahu ‘anha juga membebaskan budak, karna seharusnya tidak ada budak dalam islam. Islam adalah agama yang mengakhiri masa perbudakan. Dari hari pertama Khadijah masuk islam, dia langsung membebaskan budak (budak-budak yang menderita dan diperlakukan semena-mena).
Khadijah akan memperkerjakan mereka, memperkerjakan orang-orang miskin. Saat bangsa Quraisy mengetahui ini, mereka memboikot Khadijah untuk membuat Khadijah miskin.

Ketika kaum quraisy mulai memperhatikan orang-orang mulai masuk islam, mereka mulai memboikot masalah ekonomi. Mereka sebarkan ke orang-orang lain agar tidak membeli barang dari Khadijah. Tapi Allah memberkahi Khadijah, semakin banyak orang yang memboikotnya, Allah memperbanyak harta Khadijah. Orang yang mencintai Allah akan memiliki keinginan untuk membantu sesama.

Khadijah memilki ide, saat beliau sedang duduk bersama Rasul dan Abu bakar, Abu bakar adalah orang yang ahli dalam mengetahui sebuah kaum.
Untuk membuat orang-orang masuk islam.
Khadijah radhiyallahu ‘anha berkata : Ya rasul, bagaimana jika Abu bakar ikut denganmu dan mengajari orang-orang lain akan sebuah kaum. Tentang bagaimana silsilah sebuah kaum dan mereka akan mendengarkanmu Rasulullah... dan membuat orang-orang itu masuk islam.
Sampai kepada Abu lahab dan istrinya berusaha untuk menghalang-halangi dakwah rasul dan sangat membenci Khadijah. Abu lahab mendatangi anak-anaknya untuk menceraikan istrinya (Ruqayah dan Ummu Kulsum) untuk mempermalukan rasul, untuk membuat Khadijah sedih, tapi ternyata Rasul dan Khadijah sangat bahagia saat tau anak-anak Abu lahab akan menceraikan Ummu Kulsum dan Ruqayah. Karena mengharapkan suami yang jauh lebih baik daripada anak-anak Abu lahab (yang bukan muslim).

Khadijah memiliki 2 anak laki-laki dan 4 anak perempuan dengan Rasulullah. Tapi anak laki-laki mereka sudah meninggal saat kecil. Allah mencintai Khadijah dengan memberikan ujian yang lebih beraaat :’) Untuk memberikan pangkat yang lebih tinggi di surga. Saat anak mereka meninggal, Khadijah menghadapinya dengan sabar. Sampai Jibril datang ke rasul dan berkata : Tolong bilang kepada Khadijah, bahwa Allah menyampaikan salam kepadanya dan akan mendapat rumah di jannah.
Khadijah adalah orang pertama yang dijamin masuk surga, karena kesabarannya. Rumah yang tenang dan damai. Sebagaimana rumahnya dulu di dunia. Rumah Khadijah dan rasul di dunia sangat tenang dan damai. Tidak pernah ada suara-suara bentakan, suara-suara keras. Begitu pula kelak rumah beliau di surga.
Semakin sulit test (ujian) dari Allah, semakin besarlah cinta Allah, karena artinya semakin tinggi kadar iman seseorang.
Jangan bersedih bila Allah memberimu ujian yang sulit. Artinya Allah juga mencintaimu dengan teramat sangat.
Bani Hasyim (keluarga rasul) diboikot oleh masyarakat, tidak hanya ekonomi, tapi juga sosial. Agar rasul dan Khadijah berhenti berdakwah. Khadijah kini memiliki dua pilihan, meninggalkan rasul dan kembali kepada keluarganya atau tetap bersama rasul.
Khadijah tetap bersama rasul, dia menghubungi keponakannya dan meminta mereka untuk secara sembunyi-sembunyi membawakan makanan untuk muslim yang kelaparan. Muslim-muslim yang kesulitan karena aksi boikot ini.

Khadijah radhiyallahu ‘anha wafat, setelah memberikan segala-galanya bagi islam dan Allah subhanahu wa ta’ala...

Bersambung..

In syaa allah nanti kita lanjut ke part 2
Semoga bermanfaat dan semoga kita semua dapat mengamalkannya.. aamiiin

Komentar